FAKTOR ENABLING DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI PADA PESERTA BPJS
Keywords:
faktor enabling, pemanfaatan pelayanan kesehatan, kesehatan gigi, peserta BPJSAbstract
Pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi di puskesmas merupakan salah satu indikator penting dalam sistem pelayanan
kesehatan. Salah satu bentuk jaminan kesehatan yang diberikan pemerintah adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS). Pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi pada peserta BPJS dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor enabling,
antara lain status ekonomi, keterjangkauan pelayanan, dan sarana pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui faktor enabling yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi pada peserta BPJS
masyarakat Desa Sidorejo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional.
Penelitian dilakukan di Desa Sidorejo pada tanggal 2–4 Mei 2023. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner.
Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 95% (p<0,05). Hasil: Responden dengan status
ekonomi rendah yang tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi sebanyak 83,3%, sedangkan hasil uji chi-square
menunjukkan nilai p=0,576. Pada faktor keterjangkauan, sebanyak 95,0% responden yang menilai pelayanan tidak
terjangkau tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi, dengan nilai p=0,001. Pada faktor sarana pelayanan
kesehatan, sebanyak 91,3% responden yang menilai sarana kurang baik tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi,
dengan nilai p=0,005. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi dengan pemanfaatan
pelayanan kesehatan gigi. Terdapat hubungan yang signifikan antara keterjangkauan pelayanan dan sarana pelayanan
kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi pada peserta BPJS masyarakat Desa Sidorejo.