PENCEGAHAN INFEKSI SILANG BAGI TENAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI POLI GIGI

Authors

  • Herry Imran Author
  • Niakurniawati Author
  • Sisca Mardelita Author
  • Linda Suryani Author

Keywords:

kepatuhan, alat pelindung diri, infeksi silang, tenaga kesehatan gigi, poli gigi

Abstract

Selama pandemi COVID-19, kebutuhan alat pelindung diri (APD) meningkat, sedangkan

ketersediaannya di rumah sakit dan puskesmas masih belum mencukupi. Kondisi tersebut menyebabkan tenaga

kesehatan harus menyediakan APD secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan perlindungan selama memberikan

pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam

pencegahan infeksi silang melalui penggunaan alat pelindung diri (APD) di poli gigi. Metode: Penelitian ini

menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel ditentukan menggunakan teknik

purposive sampling yang terdiri dari 24 terapis gigi dan mulut serta 9 dokter gigi, dengan jumlah keseluruhan

sebanyak 33 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,6% tenaga kesehatan gigi dan mulut

berada pada kategori tidak patuh dalam penggunaan APD. Selain itu, sebanyak 69,7% tenaga kesehatan di poli

gigi menggunakan alat pelindung diri secara tidak lengkap. Kesimpulan: Kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan

mulut dalam pencegahan infeksi silang melalui penggunaan APD sebagian besar berada pada kategori tidak patuh,

serta sebagian besar tenaga kesehatan menggunakan APD secara tidak lengkap. Tenaga kesehatan gigi dan mulut

disarankan untuk selalu menggunakan alat pelindung diri secara lengkap dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Downloads

Published

2026-07-31